Latest Posts

Mar 18, 2017

The Raid 2: Berandal (2014)


Sekuel dari film The Raid tahun 2011 ini masih melanjutkan aksi Rama (Iko Uwais) menelusuri jejak kematian kakaknya, Andy (Donny Alamsyah), sekaligus membasmi geng sadis dan para polisi korup. Rama menyamar dan melakukan pendekatan kepada anak salah satu targetnya, untuk bisa menyusup masuk.

Seperti film pendahulunya, film ini penuh dengan martial arts yang memukau. Ternyata Yayan Ruhian si legendaris Mad Dog juga muncul lagi disini lho huehehehe...

Karakter paling cool di film The Raid 2: Berandal ini, menurut Gibaychan, adalah Alicia (Julie Estelle). Senjata rusuhnya bikin ngilu. Penasaran kan? Silahkan tonton sendiri filmnya :D

more »

Sandstorm: Pirate Wars, Kerasnya Kehidupan Gurun



Banyak game dengan tema bajak laut, tapi game bajak laut yang ini menawarkan sensasi perang yang berbeda: perang ship di gurun pasir. Kalian akan ditantang untuk menjadi kapten di sebuah ship yang harus menjelajah dari satu kota ke kota yang lain untuk menyelesaikan misi. Ada banyak bentuk ship yang siap untuk kalian koleksi dan dipakai untuk menjelajah gurun yang lapar. Di sepanjang perjalanan, kalian akan dihadang ship lain yang ingin menjarah ship kalian. Seiring meningkatnya level, kalian bisa mengkostumisasi ship kalian agar lebih kuat, keren dan mematikan. Mata uang yang berharga di game ini adalah Bolt. Di setiap kota, kalian bisa mengunjungi tempat-tempat berikut ini untuk sekedar nongkrong atau mencari misi:

Hangar
Di sini, ship kalian akan otomatis diperbaiki jika mengalami kerusakan saat bertempur dengan ship lain. Ogah nunggu perbaikan ship yang lama? Gunakan Bolt. Kalian juga dapat membeli tipe ship baru dengan memilih lingkaran-lingkaran kecil di bawah ship. Ship yang lagi nganggur bisa kalian kirim melakukan eksplorasi untuk mendapatkan bolt dan bahan-bahan upgrade.

  • Upgrade. Kalian bisa meningkatkan level ship kalian di menu ini. Butuh waktu dan bolt dalam jumlah tertentu untuk upgrade.
  • Costumize. Mau ganti mesin, nambah atribut di body ship atau merubah tampilan ship biar jadi gaya? disini tempatnya.
  • Equip. Nah, ini yang paling asik. Kalian bisa mengganti senjata dan shield sesuai kebutuhan.

Tavern
Banyak orang yang butuh bantuanmu disini. Warna yang berada di atas kepala menunjukkan tingkat kesulitan misi yang akan kalian ambil.

Pirate Arena
Ingin mencoba peruntungan dan mengetahui seberapa kuat shipmu? Disini tempatnya. Kalian bisa menantang player lain untuk membuktikan seberapa gahar ship kalian. Ikuti satu dari tiga faksi dan beri tahu seantero jagad gurun bahwa faksi kalianlah yang owning, huehehehe..

Game ini bisa kalian mainkan di Android, iOS dan Facebook Gameroom

Capt, we are under attack!


more »

Mar 17, 2017

Saint Seiya : Legend of Sanctuary (2014)



Anak tahun 90an pasti gak asing sama serial anime Saint Seiya ini. Teriakan legend "Meteor Pegasus!" dan "Debu-debu Intan!" menghiasi setiap 'ritual' perang-perangan anak-anak masa itu. Sekarang, setelah puluhan tahun, anime keren ini dibuat remakenya dalam bentuk film animasi 3D yang memukau.

Karena ini film versi remake dari serial, ceritanya gak sedetail yang di serial animenya. overal, cerita dari film ini sudah mewakili keseluruhan dari versi animenya.

Saori Kido (ah, jadi inget saos tiram :P ) bersama para Saint guardiannya; Seiya, Siryu, Ikki, Hyoga, dan Shun, berusaha untuk menembus 12 Kuil zodiak untuk sampai di pusat sanctuary, demi membuka tabir kebohongan yang dihembuskan oleh pemimpin sanctuary, dan menyelamatkan Saori yang merupakan reinkarnasi dari Athena. Setiap kuil dijaga oleh satu Saint Emas, yang bukan tandingan para saint Athena karena mereka adalah para saint perunggu.

Athena di serial animenya digambarkan berambut panjang, sedangkan yang di film kali ini, tampil dengan potongan rambut pendek yang kawai.

Siapa Saint favoritmu?

more »

We Are One: Manusia dalam Perspektif yang Lebih Besar




Saat ini masih banyak orang yang saling berdebat tentang agama siapa yang paling benar sehingga antar pemeluk agama yang berbeda saling menghujat satu sama lain. Mereka saling mengklaim bahwa “Tuhan” merekalah Tuhan yang paling benar, Tuhan Yang Paling Maha Esa. Agama A mengklaim bahwa Tuhan mereka paling benar dan Tuhan agama lain salah, begitu juga dengan agama B, C dan lain-lain juga melakukan klaim yang sama. Jadi sebenarnya, ada berapa Tuhan Yang Maha Esa?


Untuk apa saling menghujat dan merendahkan? Padahal, untuk membuat orang lain bersimpati kepada kita dan mau ikut melakukan apa yang kita lakukan, seharusnya kita memberikan teladan yang baik, contoh yang baik sebagai seorang pemeluk agama. Apakah kita akan mendapatkan simpati jika kita menghujat dan merendahkan? Ditimpuk iya. Agama ada untuk melayani manusia, bukan malah sebaliknya. Manusia gak perlu berjuang membela agama, karena Tuhan sendiri mampu untuk menjaga agamanya. Masih bandel juga? Dengan berselisih dan berperang demi agama, Anda sudah melecehkan Tuhan dan menganggap Tuhan tidak mampu menjaga agamanya. Nah lo..? Jika semua orang di muka Bumi mati karena berperang demi agama, terus agama mau ngapain sendirian di muka Bumi tanpa adanya manusia? Salto kayang?

Keagungan Tuhan tidak akan bertambah atau berkurang jika semua manusia di Bumi menyembah Tuhan atau jika semua manusia di Bumi tidak menyembah Tuhan sama sekali. Karena keagungan Tuhan terlalu jauh untuk bisa dibayangkan oleh manusia, itulah mengapa ada ciptaannya, itulah mengapa Tuhan mewujud dalam semua ciptaanya, agar bisa dikecap dengan indera.  Sebagian dari kita masih berusaha melayani Tuhan dengan melakukan ritual yang masih mengutamakan ke-aku-an, menyembah Tuhan siang dan malam dengan harapan kebahagiaan surga di alam lain. Kenapa tidak mulai menciptakan surga kita sendiri di Bumi dengan hidup rukun, saling menghargai, saling mencintai dan saling bekerja sama untuk tujuan kemanusiaan tanpa memandang perbedaan? Bagaimana mungkin kita bisa melayani Tuhan jika kita tidak bisa melayani sesama makhluk Tuhan di muka Bumi? Tuhan tidak membedakan manusia berdasarkan Suku, Agama,Ras, apalagi  Golongan. Perbedaan ada agar dalam perjalanannya, segala perbedaan itu saling melengkapi seperti susunan sebuah puzzle untuk menjadi lengkap.

Kita, manusia, tinggal di Bumi. Bumi adalah planet yang berada di dalam system tata surya yang berpusat pada sebuah bintang. Di dalam tata surya kita, bintang itu kita sebut sebagai Matahari. Matahari adalah salah satu dari sekian ratus milyar jumlah bintang yang ada di galaksi Bima Sakti. Seandainya ada 2 saja planet di setiap bintang, apakah mungkin semua planet itu kosong tanpa ada kehidupan seperti di Bumi? Padahal di alam semesta ada banyak sekali galaksi. Dari perspektif ini, apakah Anda masih berkepala batu dan menganggap bahwa Tuhan itu hanya milik agama Anda?

Seiring dengan berakhirnya tulisan saya, marilah kita mengakhiri semua pertikaian ini, semua keterpisahan ini, dan bersatu. Bukan sebagai warga suatu RT, gang, suku tertentu, agama tertentu atau pulau tertentu, tapi sebagai bagian dari galaksi, sebagai bagian dari warga galaksi, sebagai bagian dari semesta yang maha luas. Sebagai bagian dari fragmen cahaya Tuhan.

more »

Lion (2016)


Film tahun 2016 ini diangkat dari karya non-fiksi Saroo Brierley yang berjudul A Long Way Home yang menceritakan tentang seorang anak yang gak sengaja terpisah dari keluarganya.

Dia adalah Saroo kecil, yang punya semangat tinggi untuk bekerja apapun untuk membantu keluarganya yang miskin. 

Sore saat Guddu, kakak Saroo akan berangkat kerja sebagai kuli panggul, Saroo memaksa ikut. Disinilah awal dari berpisahnya Saroo dengan keluarganya.

Perjuangan Saroo kecil di jalanan membawanya sampai ke sebuah panti asuhan, yang kemudian membawanya terbang ke Australia untuk bertemu dengan keluarga Brierly (Nicole Kidman dan David Wenham).

Saroo dewasa mulai dihantui oleh kenangan masa kecilnya dan berusaha untuk bertemu dengan keluarganya kandungnya di India. Ketemu gak ya? Ya pasti ketemu donk, tapi kalian harus siapin tisu untuk ending film ini.

more »

Mar 16, 2017

Every Revolution Begins with A Spark


Artikel ini adalah artikel yang Gibaychan tulis di notes Facebook pada Desember 2013 dan disalin di blog ini semata-mata hanya untuk berbagi.


Every Revolution Begins with A Spark/ Setiap Revolusi Diawali dengan Sebuah Percikan. Judul diatas adalah tagline dari sekuel film trilogy "The Hunger Games: Catching Fire" aka Maen Laper Nangkep Api (loh?). Gibaychan disini gak akan membahas filmnya, tapi cukup nyolong kalimatnya aja, huehehehe... (^.^')

***

Akhir-akhir ini, banyak orang yang mulai kehilangan kepercayaannya kepada pemerintah, peradilan, dan bahkan kepada agama. Ketika semua hal ini tidak bisa memberikan kebaikan, ketentraman dan rasa nyaman, kita menjadi bertanya-tanya : Dunia seperti apakah ini, yang kita hidup di dalamnya?

Sebenarnya, orang-orang ini tidak menginginkan hal yang muluk-muluk kepada pemerintah. Mereka hanya menginginkan para pemimpin yang sudah mereka beri kepercayaan untuk memimpin negara ini mampu secara sadar untuk memimpin negara ini dengan amanah ; baik dan jujur sehingga negara bisa menjadi pengayom masyarakat, mensejahterakan dan memberikan yang terbaik yang bisa diberikan untuk kemakmuran, bukan malah menutup kebobrokan dan ketidakmampuan dengan menyuburkan dogma “Tidak apa-apa hidup susah di dunia, jika Anda rajin beribadah, saat mati nanti Anda pasti akan masuk surga.”   Saya jadi lebih suka untuk mengubah quote nasionalisme dari om John F. Kennedy menjadi : “Jangan tanyakan apa yang telah kamu lakukan untuk negara, tapi tanyakanlah apa yang negara telah lakukan untukmu.”

Saat lembaga peradilan hanya berpihak kepada uang dan kekuasaan, kepada siapa lagi kita akan mengadu? Kepada Tuhan? Ya, boleh juga sih, tapi kan Tuhan sudah menjanjikan surga setelah kita mati, jadi seperti apapun hidupmu, bersabarlah dan tetaplah giat beribadah.  Polisi, yang diharapkan menjadi pengayom masyarakat, justru malah menjadi duri dalam daging. Seringnya, orang jadi males jika harus berurusan dengan polisi, sehingga, hampir semua orang lebih memilih untuk tidak peduli daripada peduli tapi jadi ribet ruwet mbulet karena berurusan dengan lembaga yang satu ini.

Note: Sekarang ini, 4 tahun setelah artikel ini ditulis, lembaga Kepolisian sudah mulai berbenah dan semakin menjadi lebih baik dibawah pimpinan Bapak Tito Karnavian.

Agama diyakini mengajarkan kebaikan dan jalan lurus. Tapi pada prakteknya, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan oleh penganutnya. Seolah-olah Tuhan mengamini bahwa agama A lah, atau agama B lah yang paling benar, dan yang lainnya sesat, dan Tuhan memerintahkan untuk saling mengasihi antar umat seagama dan memerangi umat agama lain. Sama seperti polisi yang baik adalah oknum, seorang religius yang ‘baik’ juga adalah oknum. Banyak orang yang membutuhkan agama untuk menjadi baik, dan itu baik. Tapi saat seseorang ingin menjadi baik dengan cara tidak berpihak kepada agama manapun, tidak ada seorangpun yang berhak untuk menghakiminya, walaupun pada kenyataannya, orang tersebut punya agama yang tertulis di KTPnya.

Seperti hal nya orgasme, semua hal diatas sedang berlari cepat menuju klimaks, dan akan segera memudar setelah satu erangan panjang yang mendebarkan :P Siapakah aktor yang bertanggung jawab dibalik klimaks tersebut? Tentu saja, masing-masing diri Anda sendiri.


A Spark

“Saat aku masih muda, aku ingin mengubah dunia.

Aku mendapati diriku sulit untuk mengubah dunia, jadi aku mencoba untuk mengubah negaraku.

Saat aku tahu aku tidak dapat mengubah negaraku, aku mulai fokus pada kotaku. Aku tidak dapat mengubah kota, dan sebagai seseorang yang menjadi lebih tua, aku mencoba untuk mengubah keluargaku.

Sekarang, sebagai orang tua, aku menyadari bahwa satu - satunya hal yang bisa kuubah adalah diriku sendiri. Tiba - tiba saja aku sadar bahwa jika dulu aku mengubah diriku sendiri, aku akan membuat dampak pada keluargaku. Aku dan keluargaku bisa membuat dampak pada kota kami. Dampak dari kota kami bisa mengubah negara dan tentu saja, aku bisa mengubah dunia."

― oleh Unknown Monk, sekitar 1100 Masehi.

hmm.. jadi inget sama Jokowi dan Ahok.

Yup, semuanya harus dimulai dari diri sendiri. Semua orang mempunyai 'spark' dalam dirinya. Cuma masalah pilihan apakah Anda ingin memendam spark Anda, atau ingin memunculkannya sehingga Anda menjadi teladan untuk orang-orang disekitar Anda dan mereka menjadi terinspirasi untuk memunculkan spark mereka sendiri. Tidak usah memulai dengan goal yang muluk-muluk dulu. Kata Aa Gym ; mulailah dari diri sendiri, dari hal yang terkecil, dan dari sekarang.

Misalnya, jika anda ingin memaafkan orang lain, langkah pertama yang harus anda ambil adalah memaafkan diri anda sendiri terlebih dahulu, dan kemudian memaafkan keadaan. Baru setelah itu anda akan bisa memaafkan orang lain.

Kita semua punya peluang untuk menciptakan perubahan. Usaha perubahan pada tingkat yang lebih tinggi akan sia - sia, jika kita sendiri, tidak mendukung usaha itu dari tingkat yang lebih rendah, yaitu diri kita sendiri dan orang - orang yang kita cintai disekitar kita. Biarkanlah Jokowi dan Ahok mengambil peran sesuai dengan porsi mereka, dan kita, menyadari dan bertanggung jawab pada peran kita masing - masing.

***


“Change will not come if we wait for some other person, or if we wait for some other time. We are the ones we've been waiting for. We are the change that we seek.” ― Barack Obama

“The world as we have created it is a process of our thinking. It cannot be changed without changing our thinking.” ― Albert Einstein

“Be the change that you wish to see in the world.” ― Mahatma Gandhi.

"Kami memintamu untuk mengenali dirimu sendiri; dan dengan berbuat demikian energi-energi penciptaan akan menghormati kamu, menghubungkan kamu dengan Keluarga Kehidupan, kepada Keluarga Cahaya, bagi mereka yang memilih untuk meyakini adanya tujuan dan makna pada semua kehidupan. Rangkullah gagasan-gagasan ini dan persiapkan dirimu untuk perjalanan yang lebih mendalam bagi penyembuhan planet dengan memahami kekuatan cinta kasih, kekuatan ikhlas, kekuatan welas asih. Sesungguhnya kamu benar-benar saling terhubung dan frekuensi kamu akan memicu satu sama lain dan menyinari malam bagaikan kunang-kunang di suatu senja pada awal musim panas. Kami mengingatkanmu bahwa ada suatu pola, suatu tujuan: Seorang diri, masing-masing dari kamu memegang suatu cahaya; bersama-sama cahaya akan berkelompok dan membuat sebuah pola. Yakini segala apa yang kamu hadapi, setiap krisis yang kamu alami, akan membawa kamu kepada suatu pembelajaran hidup yang besar di mana secara ideal kekuatan cinta kasih adalah yang kamu pelajari. Maafkanlah dan perlihatkan kegembiraan kamu karena kamu hidup."― Dari buku "Keluarga Cahaya"

Semoga bermanfaat :)


more »

Text Widget

© 2013 F+G. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9